7 Tips untuk Politik Kantor Part 2

5. Manfaatkan Jaringan Anda sebaik-bagusnya
Melewati kekerabatan Anda, Anda bisa membangun merek pribadi Anda dan naikkan profil regu Anda .

Saat Anda mengomunikasikan pencapaian Anda ke koneksi Anda, mereka mungkin membuka kesempatan untuk “bercahaya” untuk Anda, regu Anda, dan bos Anda. Mereka juga bisa berperilaku sebagai “jembatan” antara Anda dan kolega lainnya.

Baca juga : Virtual Office Medan

Penting juga untuk bertanggung jawab atas perbuatan Anda. Ini menonjolkan kejujuran dan integritas Anda. Jadi mintalah umpan balik dari orang lain yang mungkin mempunyai perspektif berbeda seputar profesi Anda. Ini yakni sistem yang bagus untuk mencari tahu apa yang paling penting bagi orang-orang di jaringan Anda, dan itu menonjolkan bahwa Anda menghargai anggapan mereka.

6. Lebih Berani – Melainkan tak egois
Naluri pertama Anda mungkin untuk menjaga jarak dari orang-orang yang mempraktikkan politik “buruk”. Walaupun, yang sebaliknya dapat lebih tepat sasaran. Ungkapan, “Jaga temanmu dekat dan musuhmu lebih dekat,” acap kali berlaku untuk politik kantor.

Jadi, kenali gosip dan manipulator dengan lebih bagus. Bersikaplah sopan tapi berhati-hati, sebab mereka mungkin mengulangi apa yang Anda katakan dengan “putaran” negatif. Cobalah untuk memahami tujuan mereka, sehingga Anda bisa menghindari atau melawan akibat dari politik negatif mereka. Dan ketahuilah bahwa sebagian orang bertingkah buruk sebab mereka merasa tak aman – ini yakni format sabotase diri .

Tapi, lindungi diri Anda sebanyak mungkin dari siapa malah yang Anda curigai Machiavellianism atau Triad Kegelapan lainnya karakteristik. Orang-orang seperti itu sungguh-sungguh pandai dan membahayakan.

7. Netralkan Politik Negatif
Anda bisa menolong membikin daerah kerja menjadi lebih positif dengan tak “mengobarkan api” dan bergabung dalam politik negatif.

Semisal, hindari memberi tahu rumor tanpa melowongkan waktu untuk menetapkan dengan akurat sumber, kredibilitas, dan imbasnya. Dan jangan mengandalkan kerahasiaan. Lebih aman untuk berasumsi bahwa apa malah yang Anda katakan akan diulang, jadi pilihlah dengan akurat “rahasia” apa yang Anda ungkapkan.

Konsisten profesional tiap ketika, dan jangan memihak, atau terjebak dalam argumen atau tuduhan. Saat perselisihan timbul, ingat bahwa tak seharusnya ada kampiun dan pecundang. Seringkali mungkin untuk menemukan solusi yang memuaskan seluruh orang.

Jikalau Anda mengucapkan keprihatinan atau kritik Anda sendiri, percaya diri dan tegas tapi tak agresif. Dan pastikan Anda mengambil perspektif organisasi, dan bukan cuma egois.

 

Kunjungi juga >> Meeting Room Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *